BISNIS SEWA KANTOR MENJANJIKAN, OFFICE PERLUAS JARINGAN

kantor

Bisnis persewaan ruang kantor di kota besar seperti Surabaya kian menjanjikan. Direktur vOffice, Erwin Soerjadi mengatakan, bahwa salah satu pasar ruang perkantoran yang paling banyak mendapat incaran adalah untuk segmen “start-up business” atau perusahaan yang baru mulai merintis usaha. Perusahaan seperti ini biasanya tidak membutuhkan ruang kantor yang sangat luas.

“Pelaku bisnis kota besar seperti Surabaya. lebih banyak memilih praktis dan nyaman dalam menjalan usahanya. Apalagi, tahun ini pertumbuhan ekonomi Jatim kian meningkat sehingga pelaku bisnis lokal maupun internasional lebih menggunakan sewa kantor daripada menetap,” terang Erwin saat ditemui di Surabaya, Jumat (15/8).

Lebih jauh Erwin mengatakan, selama pasca lebaran pengguna kantor (sewa kantor) alami kenaikan hingga 50% jika dibandingkan bulan biasa. Terbukti kata Erwin, selama memasuki bulan puasa dan pesta rakyat (pemilu) pengguna kantor alami penurun hingga 40% lebih.

“Dalam kurun waktu selama puasa dan pemilu penurunan pengguna kantor di Surabaya alami penururan cukup tinggi. Biasanya pada bulan biasa mencapai 30 persen,” paparnya. Walaupun kondisinya bisnis jasa perkantoran di Surabaya mengalami fluktuasi yang tidak stabil, kata Erwin, pihaknya tidak pengaruh dengan kondisi tersebut dan terus memberluas jaringan dibeberapa wilayah Surabaya.

“Tahun ini kami segera memperluas jaringan jasa persewaan kantor di dua Center di Surabaya yakni didaerah Nginden dan Jemursari, Surabaya. Diharapkan, penambahan ini bisa membantu kantor sebelumnya yakni digedung Intiland Surabaya,” ungkap pria tanpa menyebutkan berapa angka investasi dikeluarkan.

Dia menyebutkan pula hingga saat ini jumlah ruangan sewa kantor pertama (Gedung Bumi Mandiri II di Jl Panglima Sudirman) mencapai 25 unit ruangan. Sementara kedua (gedung Intiland) memiliki 40 unit ruangan dan 90% terisi semua.

“Untuk itu kami memperluas jaringan kami karena kebutuhan sewa kantor kian meningkat,” singkatnya. Disinggung mengenai persaingan bisnis ? dengan tegas dirinya mengatakan, persaingan bisnis di kota besar tentu semakin ketat, bakan sangat ketat. Meski demikian, Erwin tetap optimis bisa bersaingan dengan cara sehat.

“Kami tidak memungkiri hal itu (persaingan pasar) namun kami tetap optimis bisa bersaing dengan kompotitor lain. Di kami beberapa layanan serba lengkap dan biaya sangat tercangkau,” pungkasnya. Sekadar diketahui, vOffice merupakan jasa persewaan kantor dan memiliki berepa cabang dibeberapa negara seperti, Indonesia, Australia, Malaysia, Philipina, Turky, China, Hongkong, Thailand, Korea dan Taiwan.

sumber : http://umkmnews.com/news/bisnis-sewa-kantor-menjanjikan-office-perluas-jaringan.html

Advertisements

JELANG MEA, VIRTUAL OFFICE GENCAR EKSPANSI

Kebutuhan memiliki kantor dengan mudah dan sesuai isi kantong membuat perusahaan penyedia layanan kantor eksklusif dan kantor virtual (virtual office), Voffeice gencar berinovasi.

Tahun ini, perusahaan asal Malaysia itu, mulai fokus pada tingkat okupansi perkantoran jelang Asean Economic Community (AEC), khususnya di Surabaya. Erwin Soerjadi, Marketing Director vOffice, mengakui, setelah dibuka pada akhir tahun lalu (2013), jumlah ruangan yang disediakan untuk disewakan telah penuh.

Erwin mengakui, pihaknya merasa kuwalahan melayani banyaknya permintaan dari pelanggan maupun calon pelanggannya, mulai dari perusahaan lokal maupun nasional dan bahkan internasional. Karena itu, pihaknya akan menambah 10 ruangan lagi. Seperti diketahui, kapasitas perkantoran VOffice di Surabaya, berjumlah 25 ruangan.

“Peminat sewa gedung perekantoran di Surabaya kian banyak, mengingat kota besar seperti Surabaya, adalah pusat bisnis selain Jakarta. Selain penambahan ruang, kami juga memberi fasilitas baru fitness center bagi pebisnis,” terang Erwin Soerjadi, Rabu (30/4).

Selain itu, para pengusaha, lanjut Erwin menjelaskan, juga akan mendapatkan surat domisili gedung dan kelurahan, yang sangat penting untuk mengurus berbagai surat dan dokumen penting. Tidak hanya sebatas itu, pihaknya juga akan berupaya membantu mendukung adanya AEC.

Menurutnya, inilah upaya vOffice dalam mendukung AEC 2015, dimana para pengusaha yang telah menjadi klien vOffice tidak hanya bisa berkantor di Surabaya, tetapi di semua kantor cabang VOffice, diantaranya Jakarta, Kuala Lumpur, Manila, Bangkok, Melbourne dan Hong Kong.

“Total keseluruhan VOffice sudah memiliki 25 perwakilan di dunia. Untuk Indonesia, selain di Surabaya dan Jakarta, tahun ini kami mulai merambah ke beberapa kota dan daerah lain, yakni Bali dan Medan. Mengingat kota ini pertumbuhan ekonominya mulai meningkat,” alasannya.

Juga menargetkan 30 cabang, di beberapa negara. Di Surabaya juga akan ditambah. “Kami mencari gedung kosong untuk menambah cabang disini,” tambah pria anggota Hipmi ini.

Hingga saat ini, sudah ada ratusan pengusaha bergabung dan menjadi klien VOffice. “Target kami, cabang ini akan mengcover layanan virtual office sekitar 50 hingga 70 pengusaha, dan kami akan membuka lagi di gedung Intiland, Surabaya,” pungkasnya.

sumber : http://umkmnews.com/news/jelang-mea-virtual-office-gencar-ekspansi.html

Kantor Virtual, Tren Baru di Pusat Kota

Surabaya (beritajatim.com) – Penyedia jasa perkantoran vOffice mencoba menghidupkan tren baru di Surabaya. Dengan memperkenalkan konsep kantor Virtual dan Serviced Office, perusahaan asal Malaysia ini optimistis bakal menjawab kebutuhan perusahaan secara lengkap dan efesien.

Marketing Director vOffice Group Erwin Soerjadi menjelaskan konsep kantor virtual memungkinkan perusahaan untuk memiliki kantor instan di lokasi pilihan, strategis dan bekerja kapanpun yang mereka inginkan, tanpa harus repot memikirkan rencana membangun kantor sendiri. “Konsep ini sangat menarik bagi perusahaan yang ingin menjelajahi pasar-pasar baru, namun tetap ingin mempertahankan eksposur konservatifnya,” terang Edwin disela-sela acara pembukaan kantor vOffice di  Bumi Mandiri Tower II Jalan Panglima Sudirman Surabaya, Selasa (3/9/2013).

Dengan kantor virtual , para pebisnis dapat langsung memiliki alamat kantor, telepon lokal dan nomor faks, reseptionis, hingga permintaan ruang rapat dan sewa kantor. Selain itu, biaya memiiki kantor virtual dipastikan lebih murah 95 persen daripada kantor tradisional.

“Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia, yang sangat berperan dalam perekonomian nasional. Karena itu kami membuka 16 Virtual Office dengan harga sewa Rp 800 ribu per bulan dan beberapa Serviced Office dengan tarif Rp 6 juta per bulan,” ungkapnya.

Dari 16 Virtual Office yang disewakan, pihaknya mengaku sudah delapan diantaranya terisi. Sedang untuk Serviced Office sampai akhir tahun tersewa 50 persen.

Padahal pihaknya baru membuka cabang di Surabaya selama satu bulan terakhir. “Kalau ditotal secara Internasional, sebanyak 18 ribu perusahaan yang sudah memakai jasa kami. Setelah ini kami berencana membuka Virtual Office dua cabang lagi di Surabaya Timur dan Surabaya Barat. Tepatnya di tahun 2014 mendatang,” imbuh Edwin.

Hal senada dipaparkan National Director vOffice Sean Tham, pihaknya mengalokasikan investasi sebesar 1 juta dolar hanya untuk sistem.

“Kami juga membantu para pengusaha, khususnya pengusaha muda di Jatim untuk berekspansi ke kota besar lainnya. Kami memberikan hibah 1 miliar dalam bentuk layanan kantor instan kelas Virtual Platinum secara gratis selama 1 tahun. Khususnya kami berikan kepada 100 pengusaha muda dengan persyaratan usia dibawah 35 tahun,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, saat ini jasa pelayanan perkantoran vOffice memulai jasanya di Melbourne, Australia. Sejak 2003, telah sukses dengan 5 lokasi di Jakarta serta 22 cabang diseluruh dunia. Di Surabaya cabang pertama dari lima cabang yang sudah ada di Indonesia dengan menargetkan sekitar 50 hingga 70 klien yang akan bergabung hingga akhir tahun.

sumber : http://m.beritajatim.com/ekonomi/182891/kantor_virtual,_tren_baru_di_pusat_kota.html#.U5GX_fmSw6U

Ingin punya kantor mewah dan murah, sewa di vOffice

SURABAYA, kabarbisnis.com: Memiliki kantor yang mewah dan representatif menjadi impian pengusaha. Namun untuk merealisasikannya bisa dipastikan membutuhkan investasi yang cukup besar. Padahal tidak semua pengusaha memiliki dana cukup untuk mewujudkannya.

Melihat peluang tersebut, vOffice sebagai perusahaan penyedia layanan kantor eksklusif dan virtual office kelas dunia telah hadir di Surabaya untuk memberikan solusi tepat dan efektif bagi pengusaha di Surabaya dan sekitarnya.

Marketing Director vOffice Indonesia, Erwin Soerjadi mengungkapkan, peluang untuk menyewakan perkantoran di Jawa Timur, khususnya Surabaya memang sangat besar. Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, dipastikan pengusaha yang membutuhkan perkantoran sangat banyak. Apalagi vOffice tidak hanya menyediakan layanan kantor pribadi, perusahaan yang berpusat di Malaysia ini juga menjadi penyedia layanan virtual office bagi pengusaha yang mobile yang ingin memiliki kantor.

“Dengan memiliki kantor virtual, pengusaha tak perlu lagi berinvestasi besar untuk memiliki kantor. Cukup membayar Rp800.000 per bulan meraka sudah bisa memiliki alamat kantor, nomor telepon pribadi, faks, serta ruang meeting dan kantor pribadi selama 8 jam per bulan. Kalau dalam hitungan kami, melalui jasa layanan ini pengusaha bisa menghemat sekitar 95% dibanding memiliki kantor tradisional,” ujar Erwin Soerjadi saat pembukaan kantor vOffice Surabaya di Gedung Bumi Mandiri Surabaya, Selasa (3/9/2013).

Selain itu, pengusaha juga akan mendapatkan surat domisili gedung dan kelurahan yang sangat penting untuk mengurus berbagai surat dan dokumen penting.

Yang cukup menarik, pengusaha yang telah menjadi klien vOffice tidak hanya bisa berkantor di Surabaya, tetapi bisa dimanapun cabang vOffice berdiri, diantaranya di Jakarta, Kuala Lumpur, Manila, Bangkok, Melbourne, Hong Kong, dan Ho Chi Minh.

“VOffice sudah memiliki 22 cabang di Asia Tenggara. Khusus di Indonesia, pada tahun depan vOffice mulai merambah ke beberapa kota dan daerah lain selain Jakarta dan Surabaya, diantaranya ke Denpasar dan Manado. Sementara di Surabaya, kami juga akan membuka dua cabang lagi, yaitu di Surabaya Barat dan Surabaya Timur,” urainya.

Hingga saat ini, sudah ada ratusan pengusaha telah bergabung dan menjadi klien vOffice. Khusus vOffice Surabaya, untuk service office, sudah ada sekitar 8 pengusaha yang menempati ruangan yang ada atau sekitar 50% dari total ruangan yang disediakan.

“Rencananya di cabang kami yang baru ini akan ada 25 kantor yang akan disewakan. Untuk saat ini sudah ada 16 ruangan yang telah selesai dan bisa ditempati. Sisanya akan selesai bertahap. Sedangkan untuk virtual office, selama sebulan ini sudah ada sekitar 10 kilen yang bergabung. Target kami, cabang ini akan mengcover layanan virtual office sekitar 50 hingga 70 pengusaha,” pungkasnya.

sumber : http://www.kabarbisnis.com/read/2841438

Voffice Rambah Pasar Surabaya

SURABAYA – Bisnis layanan kantor makin bergairah seiring dengan meningkatnya kegiatan usaha. Perusahaan internasional penyedia layanan kantor virtual, PT Voffice kini mulai membidik pasar Surabaya.

Layanan kantor virtual ini secara khusus membidik pasar pengusaha pemula yang hendak mengembangkan sayap bisnisnya. Marketing Director PT Voffice Indonesia Erwin Soerjadi mengatakan, dengan layanan kantor virtual, pengusaha pemula mampu mempunyai kantor dengan alamat strategis di Kota Surabaya. Biaya memiliki kantor virtual ini lebih murah ada di kisaran 95%, daripada memiliki kantor konvensional.

“Di Jakarta dan kota-kota besar lain di dunia, konsep ini (virtual office) sudah mulai ngetrend. Dari sini, kami mencoba untuk menggarap pasar di Surabaya. Apalagi di Surabaya banyak sekali pengusaha, terutama para pengusaha kecil menengah. Tentunya mereka butuh kantor untuk meningkatkan kinerja usahanya,” ucapnya. Voffice Surabaya bertempat di gedung Bumi Mandiri Jalan Panglima Sudirman lantai 12.

Di gedung ini, perusahaan tersebut menyiapkan dua jenis layanan kantor, yakni serviced office dan virtual office. Untuk serviced office pengguna bisa mendapatkan semua layanan, seperti penyewaan alamat kantor, nomor telepon, dan nomor faksimile. Kapasitas ruangan bisa mencapai dua hingga lima orang. Biaya sewa mencapai Rp6 juta sebulan. Sedangkan untuk virtualoffice, juga menyediakan alamat kantor, nomor telepon, dan nomor faksimile.

Biaya sewanya sekitar Rp450.000 per bulan. “Kami juga menyediakan layanan call forwading. Sehingga, urusan bisnis tetap bisa ditangani oleh pengguna kantor meski mereka tidak berada di kantor,” ucap Erwin. Sementara itu, Pakuwon Grup juga berencana membangun gedung perkantoran. Gedung ini termasuk dalam proyek Superblock Tunjungan City. Rencananya, gedung perkantoran yang diberi nama Pakuwon Center ini akan berada di TP 6 dengan tinggi 17 lantai.

Pembangunan proyek TP 6, termasuk di dalamnya Pakuwon Center, diperkirakan menelan investasi Rp1,3 triliun. “Proyek pembangunan gedung perkantoran, ada. Tapi teknisnya nanti seperti apa, masih belum bisa kami publikasikan,” kata Direktur Marketing Pakuwon Grup Sutandi Purnomosidi.

sumber : http://www.koran-sindo.com/node/329131

ERWIN SOERJADI // MENGAWALI KARIER DARI CUCI PIRING

Erwin Soerjadi
Lahir di Jakarta, 5 April 1981, membuat Erwin Soerjadi merasa bangga menjadi warga negara Indonesia. Walaupun, hampir separuh hidupnya ia habiskan di negara Australia untuk menimba ilmu.

Setelah lulus dari bangku pendidikan SMP, Erwin melanjutkan pendidikannya Senior High Scool (SMA) di negara Kanguru itu. Tak tanggung-tanggung, dirinya menuntaskan pendidikannya itu hingga bangku perkuliahan.

Selain belajar di Deakin Univercity, dirinya juga bekerja sehabis perkuliaan, mulai menjadi tukang cuci piring, pengantar Pizza Hut, sampai menjadi General Manager Pizza Hut yang membawai 6 gerai.

“Jadi pada waktu itu, saya kuliah sambil bekerja, mulai dari menjadi tukang cuci piring, juga pengantar Pizza Hut. Ya , , saya sih gak pernah malu mau kerja apapun yang penting ada niatan tulus dan ikhlas,” ujar Lulusan Deakin Univercity Jurusan International Business ini.

Dengan ketulusan niatnya itu, membuatnya berada diposisi General Manager restorant tersebut. Setelah itu, dirinya kembali pada orang tuannya dan menjalankan bisnis industri kemasan milik orang tuannya yang ada di negara China selama dua tahun.

Dua tahun di negara tirai bambu tersebut, membuat dirinya semakin mengerti arti kerja keras itu seperti apa. Hingga akhirnya pada tahun 2012 pria yang memiliki hobby traveling ini stay di Indonesia dan menerapkan Ilmu Bisnisnya tersebut di Tanah Air dengan menjadi local partner perusahaan persewaan kantor bernama vOffice.

Perlu diketahui, vOffice sendiri telah berdiri sejak tahun 2003 dan didirikan oleh Sean Liem (Hong Kong), Albert Goh (Malaysia), Sean Tham (Singapore) dan Albert Mac (Australia). Dengan latar belakang mereka yang notabenenya IT ini, akhirnya membuat sistem vOffice sendiri, dari situ dimulai-lah para investor masuk.

Sementara, pada tahun 2012, Sean Tham dan Albert Mac membawa vOffice ke Indonesia. Dan 2012 akhir Erwin Soerjadi menjadi local partner untuk pertama kalinya di Indonesia. “Dari situlah saya baru memulai untuk pengembangan vOffice di Indonesia sampai saat ini. Bisa dibilang sih, vOffice merupakan jaringan persewaan kantor terbesar di Indonesia,” tegasnya dengan optimis.

Di Indonesia sendiri cabang vOffice yang sudah berdiri ada 11. Diantaranya, Jakarta sebanyak 7 cabang, Surabaya 3 cabang dan 1 cabang terletak di Denpasar, Bali.

Saat disinggung kendala utamanya, Erwin menjelaskan bahwa sebagian masyarakat Indonesia masih berpandangan lain, terlebih dianggap aneh dan belum familia. “Tentunya ini (vOffice) merupakan konsep perkantoran dunia dan baru masuk di Indonesia,” jelasnya.

Hingga sekarang, klien vOffice sendiri mencapai dua ribuan, baik secara personal maupun instansi perusahaa.

sumber : http://umkmnews.com/erwin-soerjadi-mengawali-karier-dari-cuci-piring/

Harus menggunakan virtual office

seiring berjalannyan waktu, indonesia merupakan negara berkembang. terbukti dari berkembangnya sektor bisnis di berbagai tempat. hal ini merupakan sebuah bukti nyata bahwa indonesia adalah negara maju dan berkembang. munculnya banyak usaha di berbagai bidang bisnis membuat pasar sangat terbuka lebar untuk investor. banyaknya gedung dan fasilitas lainnya membuat ekonomi global di indonesia naik drastis. hal ini dimanfaatkan oleh para kreator yang ingin mengembangan bisnisnya dengan membuat banyak ide kreatif. adanya ide kreatif dari wirausahawan, pengusaha membuat indonesia di lirik oleh banyak investor asing, bukan hanya itu tempat yang strategis membuat indonesia menjadi negara yang di lirik di mancanegara. banyak gedung di bangun, dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar, namun tidak semua orang dapat menyewanya, karna harga yang sangat mahal.

Tahun 2003 adalah awal di mana sebuah peradaban bisnis berubah dengan perkembangan zaman, munculnya toko virtual atau yang saat ini familiar dengan Virtual Office maka dimulailah perkembangan bisnis yang berkembang dan semakin maju.

Pada Tahun 2003 PT.VOffice didirikan dan lahir di Australia oleh beberapa kalangan anak muda yang peduli dengan kehidupan bisnis yang lebih baik Sean Lim (hongkong) , Albert Goh (Malaysia) , Sean Tham (singapore) dan ALbert Mac (Australia). Kalangan anak muda inilah yang saat ini sudah menjadi Pengusaha Muda yang professional tetapi bekerja tetap menggunakan hati dan tanggap dalam melihat pasaran bisnis dalam perkembangan zaman.

Setelah dari Australia, kalangan pengusaha pemuda ini melebarkan sayap untuk membuka PT.VOffioce di Malaysia, kemudian terus mengepakkan sayap dengan membuka PT.VOffice di Filipina.

PT.VOffice masuk ke Indonesia baru pada tahun 2012 saat Sean Tham dan ALbert Mac membawa VOffice ke Indonesia yang kemudian bertemu dengan kawan lama yaitu Pak Erwin Soerjadi sebagai local partner, dengan kantor pertama di Menara Rajawali – Mega Kuningan dan kemudian terus berkembang hingga membuka 6 kantor di Jakarta seperti The city tower – Thamrin, Office 8 – SCBD , Kencana Tower-Kebon Jeruk , Grand Slipi Tower – Slipi , The CEO Building. Selama 2012 PT.VOffice terus melakukan perkembangan yang pesat. Hanya Berlangsung 1 Tahun PT.VOffice mampu menunjukkan performa yang luar biasa dan sangat mengerti kebutuhan bisnis saat ini.

Pada Bulan july 2013 akhirnya PT.VOffice menjawab tantangan pasar global di daerah Ibu Kota Jawa Timur, yaitu di kota Surabaya. Dengan berlokasi kantor pertama di Bumi Mandiri Tower.2 lantai.12 hanya berlangsung beberapa bulan, PT.VOffice membuka kantor cabang baru di Intiland Tower Surabaya dan akan membuka secepatnya untuk kantor cabang berlokasi di Spazio. Dan akan membuka kantor cabang di Bali dan Medan dalam kuartal akhir 2014.

Untuk PT.VOffice Surabaya sendiri saat ini di Pimpin oleh Pak Erwin Soerjadi selaku Direktur Pelaksana untuk wilayah Surabaya. Pak Erwin sendiri adalah Ketua COO HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) beliau dibantu oleh Konsultan Senior Voffice Ibu Diny Desfaty.

Penyedia layanan kantor virtual juga dapat merangsang munculnya pengusaha baru, karena VOffice Surabaya juga melayani pengurusan  izin usaha PT maupun CV dengan harga yang sangat terjangkau dengan waktu yang cukup fleksibel. (AH/CE)